Showing posts with label Di Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Di Indonesia. Show all posts

Thursday, September 23, 2010

7 Fungsi KTP Kartu Tanda Penduduk di Indonesia

Hidup ini penuh ketidak sengajaan, seorang Fujiko F Fujio mungkin secara tidak sengaja melihat kucing berwarna biru yang lagi main serong dengan bocah berkacamata kemudian dia terinspirasi menciptakan doraemon dan nobita, seorang sumanto yang terkenal karena kanibalisme, awalnya bisa jadi tidak sengaja menggigit dirinya karena lapar dan kemudian mengetahui bahwa daging manusia sangat enak namun karena tak mau menyakiti badannya sendiri akhirnya dia mencari daging dari manusia lain, atau juga seperti berita yang di tayangkan topik pagi antv, tentang seorang pemuda yang nekat membunuh kekasihnya sendiri dikarenakan sang kekasih hamil, mungkin pemuda tersebut juga tidak sengaja (tapi kalo ampe hamil mungkin lebih cocok dikatakan ketagihan).


Seperti mereka semua, secara tidak sengaja saat gue lagi dirazia polisi lalu lintas, yang minta diperlihatkan sim, stnk dan surat keterangan tidak mampu(sktm mah buat ngurus beasiswa), pandangan mata gue tertuju pada 1 lembar kartu exclusive yang hanya dimiliki oleh para manusia yang berumur 17 tahun ke atas, yaitu KTP. Sambil pak polisi ngecek kelengkapan, gue teruz berpikir-berpikir-berpikir (mirip jimmy neutron), akhirnya gue coba tanya ma bapak ini sapa tau aja bapak ini tau..lagian biar suasana gag basi dan sapa tau pak polisi ini juga hobi mancing dan beternak, kan bisa gue kasih saran dan gosip terhangat.

“pak, kira-kira fungsi ktp apa ?” tanya gue, dengan gaya mau niru alvin tapi rada mirip tukul arwana.
“buat bikin sim” jawab pak polisi, singkat padat, dan sepertinya kagak ada niat sama sekali buat berbincang-bincang ama gue.
“oh.....” timpal gue, males melanjutkannya setelah gue terawang dari tali pinggangnya, bapak ini “kayaknya” kagak punya hobi mancing atau baca komik.

Setelah semua dikembalikan gue melanjutkan perjalanan, dan terpikir untuk membuat artikel tentang FUNGSI KTP, dan setelah search diberbagai forum, diskusi dengan berbagai tokoh masyarakat dan alim ulama, serta meminta restu dari orang tua, gue dapat menyimpulkan beberapa fungsi utama ktp, diantaranya :

Mempermudah proses evakuasi dan
pendataan saat terjadi musibah/bencana alam
Tak dapat dipungkiri negara kita sangat mudah sekali terjadi bencana, dari mulai yang ulah manusia, sampai murni bencana alam. Dengan KTP anda dikenali jika becana tersebut merengut jiwa anda, atau ketika saat pengungsiaan anda bisa mendapat bantuan sembako dan mie instan serta memudahkan petugas untuk pendataan kerusakaan materi dan moral.

Tanda Pengenal Saat Kecelakaan
Jalan raya adalah kubururan bagi sebagian orang yang tidak beruntung, gunakan helm saat berkendara, dan kencangkan sabuk pengaman anda untuk menimalisir hal yang tidak diinginkan (kok jadi mirip iklan layanan masyrakat),,, okeh tapi intinya dengan KTP, saat anda mengalami tabrakan atau kecelakaan yang mengeluarkan literan darah, para petugas medis bisa mengetahui golongan darah dan alamat anda, serta nama anda. Sangat berguna bukan ? bahkan jika mati, langsung bisa dikenali.... hebat dah pokoknya! (NB: meski perlu diingat golongan darah di KTP jarang ada yang PAS, contohnya ane 2 kali buat KTP golongan darah yang seharusnya B jadi O, gag ngerti dah ama orang kelurahan).

Barang Jaminan
Ada lapar ? tidak punya uang ? silahkan datang kerumah makan padang terdekat, dan bayarlah dengan jaminan KTP anda, dan mungkin ada 3 kemungkinan yang anda dapat : dipaksa bayar, disuruh cuci piring atau dibawa ke kantor polisi dan dijerat Pasal 363 tentang penipuan dan 268 tentang penyodomian.
Okeh, mungkin gag seperti itu tapi dengan KTP anda bisa memimnjam VCD atau DVD dirental-rental terdekat (tentunya dengan membayar) dan KTP juga bisa dipakai sebagai jaminan untuk menyewa Mobil (tentunya juga dengan membayar uang sewa mobilnya, kalo mau gag bayar kagak usah nyewa, beli mobil aja).

Memastikan Agama
KTP juga berguna saat kita merasa bingung dengan agama sih kita ?, meskipun bagi sebagian masyarakat kolom agama itu terlalu primitif ,tapi ada juga masyarakat yang tidak jelas ntah apa agamanya bisa mengetahuinya hanya dengan melihat KTP, mudah bukan ?

Tanda Masuk ke Diskotik
Ane kagak pernah ke diskotik, tapi menurut sebagian orang KTP paling sangat dibutuhkan ketika memasuki ke tempat seperti itu, katanya sih menunjukan bahwa kita sudah dewasa. (meski umumnya, kita sudah mengalami dewasa kelamin sebelum dewasa tubuh)

Buat Nonton Bioskop Yang ada Label 17+ atau Dewasa
Film indonesia di 4 tahun belakangan ini semakin aneh saja, dibilang horor lebih mirip filim bokep, dibilang genrenya komedi adegan difilmnya sex-scene semua, aneh memang. Nah, KTP bisa membuktikan bahwa kita sudah layak menonton film tak bermutu tersebut. Sapa tau nasib kita tak mujur ketika nonton film ada gerombolan ormas yang merazia kita, kita bisa meyakinkan mereka bahwa kita rela dan ikhlas serta tanpa paksaan oknum manapun untuk membuang uang 30ribu demi menonton film gak penting seperti itu.
Memang sih, gag mungkin banget kejadian seperti itu tapi... coba kita ingat pas film virgin perdana diputar dibioskop dan sempat buat heboh dan penonton hanya boleh 21+, KTP sangat berfungsi bukan ? (tapi heran, kok film2 sekarang kagak ada periksa KTP, seperti itu lagi, padahal yang biasanya nonton film mustajab itu anak-anak smp atau sma yang gag negerti-ngerti, bahaya!.. ya Allah selamatkanlah negeri ini)

Kartu Identitas
Mungkin diantara teman anda, ada yang sok british (atau kebarat-baratan) coba periksa dompatnya apakah dia memiliki KTP ? jika ia, cepat teriakan Takbir 4x ke telingannya dan sesungguhnya iya telah mati (extrem amat dah. Yah gag seperah maaf separah itu, tapi melihat abg sekarang yang ngomong dikit-dikit nyerempet ada english-englishnya dikit (meski Cuma whateper, fu*k, su*k, atau good bye) itu membuktikan bahwa BANGSA KITA MENGALAMI KRISIS IDENTITAS DAN JATI DIRI!!!!.
Artinya dengan KTP atau Kartu Tanda Penduduk, bisa membuat kita sadar kita ini orang indonesia ngapain belagak kebarat-baratan toh rendang padang ama soto betawi masih enak rasanya.
Lalu bagaimana dengan orang yang tidak punya KTP ? yah, tidak masalah dia sok british, toh dia kan belum punya jati diri, dan belum dianggap warga negara indonesia, serta namanya tidak ada dicatatan sipil.

Banyak banget ternyata fungsi KTP yah, ayo... cepat buat KTP sekarang juga, 2 anak lebih baik loh.

Nah, kedepanya ane punya beberapa angan-angan agar KTP dimata masyarakat lebih bermanfaat misalnya seperti :
- Dengan KTP bisa mendapatkan diskon dipusat perbelanjaan tertentu, seperti gramedia, careffour, atau indomaret (5% aja cukup)
- KTP bisa dijadikan pembuktian bahwa masyarakat yang kurang mampu, sehingga saat berobat ke rumah sakit cukup membawa KTP gak perlu repot-repot ngurus surat miskin, dan jual akte tanah ke makelar (tapi, gmana caranya biar pihak rumah sakit tau neh KTP buat orang miskin, kagak mungkin diKTP dilampirkan kata-kata “hidupnya susah, mohon dibantu” gag keren amat dah)
- Dengan hanya bermodal KTP bisa keluar negeri tanpa harus ngurus-ngurus paspor.
- KTP bisa dijadikan mas kawin (hahahahaha.....)

Mudah-mudahan angan-angan saya tidak menjadi kenyataan.

sumber: http://www.isdarmady.com/2010/09/fungsi-ktp-kartu-tanda-penduduk.html

Wednesday, September 15, 2010

15 Daftar Orang terkaya di Indonesia dari Majalah Globe Asia


Pengusaha Budi Hartono masih memimpin sebagai orang terkaya di Indonesia dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia yang dirilis oleh Majalah Globe Asia, Senin (31/5/2010).

Berikut 15 orang yang masuk ke dalam daftar 150 Terkaya di Indonesia:
  1. Budi Hartono (Djarum) 4,8 miliar dollar AS
  2. Eka Tjipta Wijaya (Sinar Mas) 4 miliar dollar AS
  3. Anthony Salim (Salim) 3,6 miliar dollar AS
  4. Aburizal Bakrie (Bakrie) 3 miliar dollar AS
  5. Martua Sitorus (Wilmar) 2,5 miliar dollar AS
  6. Putra Sampoerna (Sampoerna Capital) 2,4 miliar dollar AS
  7. Sukanto Tanato (Raja Garuda Mas) 1,8 miliar dollar AS
  8. Dato Low Tuck Kwong (Bayan) 1,4 miliar dollar AS
  9. Peter Sondakh (Rajawali) 1,3 miliar dollar AS
  10. Eddy William Katuari (Wings) 1,3 miliar dollar AS
  11. Murdaya Poo dan Siti Hartarti (Berca) 1,1 miliar dollar AS
  12. Hashim Djojohadikusumo (Tirtamas) 950 juta dollar AS
  13. Susilo Wonowidjojo (Gudang Garam) 890 juta dollar AS
  14. Mochtar Riady (Lippo) 805 juta dollar AS
  15. Prajogo Pangestu (Barito) 805 juta dollar AS.
Orang kaya pastikah selalu merasa cukup? Belum tentu. Betapa banyak orang kaya namun masih merasa kekurangan. Hatinya tidak merasa puas dengan apa yang diberi Sang Pemberi Rizki. Ia masih terus mencari-cari apa yang belum ia raih. Hatinya masih terasa hampa karena ada saja yang belum ia raih.

Coba kita perhatikan nasehat suri tauladan kita. Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ
“Kaya bukanlah diukur dengan banyaknya kemewahan dunia. Namun kaya (ghina’) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 1051)

Orang kaya selalu merasa kurang puas. Jika diberi selembah gunung berupa emas, ia pun masih mencari lembah yang kedua, ketiga dan seterusnya. Oleh karena itu, kekayaan senyatanya adalah hati yang selalu merasa cukup dengan apa yang Allah beri. Itulah yang namanya qona’ah. Itulah yang disebut dengan ghoni (kaya) yang sebenarnya.

Hakikat kekayaan sebenarnya bukanlah dengan banyaknya harta. Karena begitu banyak orang yang diluaskan rizki berupa harta oleh Allah, namun ia tidak pernah merasa puas dengan apa yang diberi. Orang seperti ini selalu berusaha keras untuk menambah dan terus menambah harta. Ia pun tidak peduli dari manakah harta tersebut ia peroleh. Orang semacam inilah yang seakan-akan begitu fakir karena usaha kerasnya untuk terus menerus memuaskan dirinya dengan harta. Perlu kita camkan baik-baik bawa hakikat kekayaan yang sebenarnya adalah kaya hati (hati yang selalu ghoni, selalu merasa cukup).

Orang yang kaya hati selalu merasa cukup dengan apa yang diberi, selalu merasa qona’ah (puas) dengan yang diperoleh dan selalu ridho atas ketentuan Allah. Orang semacam ini tidak begitu tamak untuk menambah harta dan ia tidak seperti orang yang tidak pernah letih untuk terus menambahnya. Kondisi orang semacam inilah yang disebut ghoni (yaitu kaya yang sebenarnya).”

Kita semua ingin kaya, dan tidak ada larangan untuk itu, walaupun juga tidak ada anjuran untuk keinginan seperti itu. Namun hendaknya kita memperbaiki keinginan itu menjadi ingin kaya karena ingin bisa bersedekah. Hal sebagaimana dalam hadits Nabi tentang iri yang diperbolehkan, yaitu iri terhadap seorang mukmin yang kaya yang bisa berderma karena kekayaannya, dan iri tersebut muncul karena keinginan untuk berderma juga bukan karena yang lain.

Ingin kaya tanpa kerja keras? Sebaiknya jangan. Tanamkanlah pada diri kita bahwa untuk mencapai sukses di bidang apapun seseorang perlu bekerja keras. Untuk sukses di akhirat, seseorang perlu beramal dengan baik dan sungguh-sungguh. Tentu yang seperti merupakan keharusan. Untuk sukses di dunia juga demikian, perlu kerja keras.

Kaya seperti di sinetron jangan menjadi mimpi, tapi bekerjalah dengan tekun agar menjadi orang kaya yang sebenarnya. Setelah kaya jangan pelit, karena sebagian harta itu ada bagian bagi orang-orang miskin di sekitar kita.

Semoga bermanfaat